Kajian Psikologi

20 Juli 2011

Sumbangan Psikologi Klinis Dalam Assesment Gangguan Psikologis Korban Bencana Alam

Diarsipkan di bawah: Artikel, Psikologi Klinis — Tag:, , , , , — admin @ 12:11

Akhir-akhir ini banyak sekali terjadi bencana alam, misalnya saja gempa bumi dan gelombang tsunami di Aceh dan Nias; bencana banjir bandang dan longsor di Jember; gempa bumi di Yogyakarta, dll. Bencana alam seperti ini akan mengakibatkan korban merasa kehilangan, kedukaan, goncangan, tekanan psikologis (stress) dan trauma. Ada dua macam gangguan psikologis yang dialami korban bencana alam yaitu gangguan ringan dan gangguan berat. Gangguan ringan meliputi: 1.) Gangguan Emotif (terkejut, ketakutan, sering merasa cemas, marah, menyesal, merasa bersalah, mendapat cobaan, malu, berdosa, terhukum, diperlakukan tidak adil, merasa tanpa harapan (hopeless), tanpa arti, hampa, sendirian, kesepian, terasing, kehilangan minat, tak berdaya atau kehilangan rasa gembira dan cinta kasih, depresi); 2.) Gangguan kognitif (bingung, tanpa arah, tak mampu mengambil keputusan, kuatir, tak bisa konsentrasi, kehilangan ingatan, mengutuk diri sendiri, menghindari hal-hal yang dapat mengingatkannya pada peristiwa traumatik itu); 3.) Gangguan somatik (denyut jantung lebih cepat, tegang, badan mudah lelah, gemetaran, duduk tidak tenang, hiperaktif atau sebaliknya diam kaku, insomnia, lidah kaku, jantung berdebar lebih cepat, nafsu makan tidak ada, nafsu seks menurun, dada sesak, sulit tidur atau sebaliknya ingin tidur terus, mengigau, nafas pendek, dan tekanan darah naik atau turun, menderita kelelahan fisik karena kelainan psikologis); 4.) Gangguan hubungan antarpribadi (mudah curiga, saling mempersalahkan, menyalahkan pihak lain, merasa tidak dapat menolong orang lain, mudah membenci, mudah marah, konflik, menarik diri, mengurung diri, mudah tersinggung, tidak dapat akrab atau intim dengan orang lain, merasa ditolak). (lagi…)

11 Juli 2011

Sebab-sebab Kecemasan yang dialami Ibu Hamil

Diarsipkan di bawah: Artikel, Psikologi Kognitif — Tag:, , , — admin @ 22:57

Kehamilan dapat dibagi menjadi 3 trimester yaitu trimester 1, trimester 2, dan trimester 3, pada tiap trimester tersebut wanita hamil akan mengalami perubahan-perubahan fisik. Perubahan fisik tersebut dapat menimbulkan kecemasan. Kecemasan terhadap perubahan fisik pada trimester 1 yaitu mual-mual, muntah-muntah, pusing, cepat lelah dan capek. Sedangkan perubahan psikologisnya adalah wanita hamil mudah marah, mudah tersinggung, dan sebagainya pada trimester 1 wanita hamil lebih cemas dan takut akan keguguran. Hal ini dikarenakan pada fase ini perkembangan bayi belum terlihat jelas dan lemah. (lagi…)

14 Agustus 2010

Hubungan antara Tingkat Stres dan Status Sosial Ekonomi Orang Tua dengan Perilaku Merokok pada Remaja

Diarsipkan di bawah: Artikel, Penelitian, Psikologi Sosial — Tag:, , , , — admin @ 13:08

Dampak negatif dari perilaku merokok sudah banyak diekspos, namun para perokok seakan tetap saja tidak peduli terhadap ancaman yang dapat menyiksanya dan bahkan dapat merenggut nyawanya. Merokok dengan motif meringankan ketegangan dan stres menempati urutan tertinggi, yakni sekitar 54,59 persen. Keadaan sosial ekonomi yang terdiri dari tingkat pendidikan, penghasilan, dan pekerjaan (Paavola dkk, 2004) juga memegang peranan penting dalam perilaku merokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) perilaku merokok pada remaja, (2) tingkat stres pada remaja, (3) status sosial ekonomi orang tua pada remaja, (4) hubungan antara stres dan perilaku merokok pada remaja, (5) hubungan antara status sosial ekonomi orang tua dan perilaku merokok pada remaja, dan (6) hubungan antara tingkat stres dan status sosial ekonomi orang tua dengan perilaku merokok pada remaja. (lagi…)

Didukung oleh WordPress