Terapi Aktifitas Kelompok

Terapi aktivitas kelompok adalah suatu kegiatan yang merupakan  salah satu upaya untuk memfasilitasi psikoterapis terhadap sejumlah klien pada waktu yang sama untuk memantau dan meningkatkan hubungan antar anggota (Depkes RI, 1997).

Terapi aktivitas kelompok merupakan salah satu terapi modalitas yang dilakukan perawat kepada sekelompok klien yang mempunyai masalah keperawatan yang sama. Aktivitas digunakan sebagai terapi, dan kelompok digunakan sebagai target asuhan (Kelliat, 2005)

Secara sederhana, terapi aktivitas kelompok adalah sejenis terapi psikologis yang terjadi dengan sekelompok orang bersama-sama bukan dengan individu selama sesi satu -satu. Terapi aktivitas kelompok diaplikasikan untuk kasus-kasus yang membutuhkan terapi khusus dengan menggunakan kelompok dinamis.

Model Dan Variasi Terapi Aktivitas Kelompok

Terapi aktivitas kelompok memiliki beberapa model dan variasi berdasarkan teori-teori psikologi terdahulu, diantaranya:

Terapi Kelompok Psikoanalitik

Terapi ini dipelopori oleh dua tokoh, yaitu Wolf (1975) dan Slavson (1964). Kedua tokoh ini menerjemahkan konsep psikoanalisis yang terdiri dari deterministik psikis, konflik masa kecil, dan struktur kepribadian, dengan metode dasar yang terdiri dari analisis mimpi, asosiasi bebas, serta transference and resistance ke dalam setting kelompok.

Wolf: membantu memecahkan problem melalui proses kelompok sebagai miniatur dari keluarga primer

Slavson: melalui kelompok akan diperoleh insight untuk setiap anggotanya

Terapi Kelompok Behavior

Terapi ini dipelopori oleh Lazarus (1981). Terapi ini ditujukan untuk sebuah efisiensi. Problem yang sama akan ditangani oleh simultan. Model terapi ini memiliki 3 tipe terapi kelompok, yaitu:

  • Systematic Desensitisation Group
  • Behavioral Practice Group
  • Specific Behavior Group

Psikodrama

Sesuai dengan namanya, model terapi ini dilakukan dengan bermain drama. Model terapi ini dipelopori oleh Jacob Moreno (1920) dengan metode role playing. Tujuan dari model terapi ini adalah mendorong katarsis (pelepasan), spontanitas, serta pemahaman diri dari tiap-tiap partisipan.

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

materi psikologi klinis pdf, jurnal ilmiah tentang gangguan psikologis, artikel mengenai psikologi musik, psikolog klinis, menengani katarsis pdf, menangani katarsis pdf, makalah psikologi klinis anak pdf, jurnal tentang psikologi klinis pdf, jurnal pdf neuropsikologi, jelaskan gangguan skizofrenia perspektif biopsikologi, contoh artikel berkaitan psikologi, topik terapi kelompok psikologi

Kepercayaan Mitologis Terhadap Pusaka Keris

Dunia pusaka keris adalah dunia yang sangat menarik untuk dikaji. Mengapa demikian? Tak bisa dipungkiri, banyak orang yang pro kontra terhadap benda peninggalan budaya yang satu ini. Ada banyak mitos yang berkembang di sekitarnya, ada pula yang menafikannya dan menganggapnya suatu hal yang tidak penting.

Salah satu mitos yang berkembang pada keris adalah keberadaannya yang digunakan sebagai jimat. Dengan beredarnya mitos-mitos tersebut di sekitar keris, dengan mempertimbangkan bahwa berkembangnya mitos-mitos yang tidak benar atau tidak dipahami secara benar dapat menyebabkan salah satu benda budaya khas peninggalan Indonesia ini akan dijauhi oleh anak-anak bangsanya sendiri, peneliti bermaksud untuk meneliti mitos-mitos yang berkembang di dunia keris dengan langsung bersinggungan dengan para pemilik keris tersebut. Lebih jelasnya, peneliti bermaksud untuk meneliti kepercayaan para subyek terhadap keris-keris atau benda-benda pusaka lain yang mereka miliki.

Subyek pertama yang peneliti wawancarai adalah BS beserta istrinya D di rumah mereka. Wawancara dilakukan pada tanggal 29 Oktober 2012. BS adalah seorang kolektor dan pedagang keris. Sedang pekerjaan utamanya adalah sebagai polisi Pamong Praja di salah satu daerah di Jawa Timur. Beliau mendapatkan keris dan barang-barang peninggalan lainnya dari desa-desa atau teman sesama kolektor.
BS menuturkan bahwa dirinya menyukai barang-barang antik sejak kecil. Barang-barang tersebut tidak terbatas pada keris, tapi juga jenis batu-batuan yang indah, serta benda-benda unik lainnya seperti pring patil lele. BS mengatakan bahwa dirinya menyukai barang-barang antik karena naluri sendiri, bukan karena orang tuanya menyukai hal yang serupa.

Keris bisa dinilai dari dua sisi. Pertama dari bentuk dan ornamen-ornamen hiasannya. Kedua, dari qodam atau isi dari keris tersebut. Yang peneliti gali lebih dalam adalah mengenai qodam dan pengalaman-pengalaman BS terkait dengan pusaka-pusaka tersebut. Menurut BS, semua keris buatan empu pasti ada qodamnya.

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

yhs-1, Kegunaan keris korowelang, kegunaan keris sombro, keris tindih, tombak korowelang, sejarah keris korowelang, keris koro welang, keris korowelang, keris sombro, jurnal psikologi klinis pdf, pusaka tindih, pusaka koro welang, Tombak koro welang, koro welang, tuah tombak korowelang, Khasiat keris sombro, khasiat keris ular kobra, keris pusaka, fungsi tombak korowelang, fungsi keris sombro

Sejarah Perkembangan Mental

Problem kesehatan mental sebenarnya sudah ada sejak manusia sendiri itu ada. Sejak dulu manusia tidak hanya mengalami sakit jasmani tetapi juga merasakan kesedihan,tertekan dan putus asa. Dan tentu saja orang juga berusaha untuk menyembuhkan sakit non-jasmaniahnya baik dengan cara yang rasional misalnya dengan minta nasehat pada orang tua, orang yang dituakan atau dianggap bijak dan dengan cara yang irasional dengan pergi ke dukun atau melakukan penyembahan pada benda-benda yang dianggap keramat. Perkembangan kebudayaan, tekhnologi dan ilmu pengetahuan mempengaruhi cara-cara orang untuk mengatasi problem non jasmaniah yang semakin lama tumbuh menjadi ilmu pengetahuan sendiri.

Pada tahun 1908 terbut sebuah buku yang sangat terkenal dengan judul “A Mind That Found It Self”. Buku tersebut dikarang oleh Clifford Whittingham Beers. Buku itu menceritakan pengalaman-pengalamannya saat dirawat dibeberapa rumah sakit. Ia mendapatkan perawatan yang kejam dan tidak berperikemanusiaan pada pasien dengan gangguan jiwa, hal tersebut disebabkan oleh rendahnya pemahaman mengenai kesehatan mental. Perawatan yang tulus dan penuh kasih justru memberikan dampak yang positif bagi penderita gangguan jiwa.  Dari pengalamannya yang tidak menyenangkan selama dirawat itulah, ia menyatakan bahwa keramah tamahan yang ditunjukkan kepadanya justru memberikan dampak penyembuhan yang besar bagi dirinya. Clifford Wittingham memberikan beberapa saran dalam usaha pencegahan terjadinya gangguan mental dan perawatannya:

-          Pembaruan dalam perawatan penderita

-          Menyebarluaskan informasi untuk merubah sikap terhadap pasien gangguan jiwa supaya lebih tepat dan manusiawi.

-          Mendorong diadakannya penelitian terhadap sebab-sebab dan perawatan terhadap sakit mental

-          Mengembangkan usaha-usaha untuk mencegah gangguan mental.

Demikian hidup dan menarik buku Clifford Beers tersbut membuat banyak orang tergerak hatinya untuk ikut serta dalam gerakan kesehatan mental. Adolf Meyer mengusulkan usaha-usaha atau gerakan kesehatan mental itu disebut Mental Hygiene yang secara harfiah berarti pemeliharaan kesehatan mental  (preservation of the health of the mind) kemudian pada tahun 1908 itu pula didirikan Society for Mental Hygiene di Connecticut. Tahun berikutnya secara formal dibentuk panitia nasional untuk kesehatan mental. Gerakan kesehatan mental semakin meluas ke negara-negara lain, sehingga ketika pada tahun 1930 diadakan kongres internasional mental hygiene di washington dc, dimana 53 negara mengirimkan wakil-wakilnya kesana.

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

pengertian perkembangan mental, sejarah psikologi klinis, psikologi klinis, psikologi klinis pdf, sejarah kesehatan mental psikologi, sejarah psikologi, sejarah perkembangan psikologi kesehatan, sejarah perkembangan kesehatan mental pdf, perkembangan mental adalah, pengertian pengembangan mental, penjelasan tentang perkembangan mental, sejarah kesehatan mental pdf, pengertianperkembanganmental, sejarah perkembangan mental, sejarah perkembangan psikologi, Pengertiqn perkembangan mental, perkembangan mental pdf

Sumbangan Psikologi Klinis Dalam Assesment Gangguan Psikologis Korban Bencana Alam

Akhir-akhir ini banyak sekali terjadi bencana alam, misalnya saja gempa bumi dan gelombang tsunami di Aceh dan Nias; bencana banjir bandang dan longsor di Jember; gempa bumi di Yogyakarta, dll. Bencana alam seperti ini akan mengakibatkan korban merasa kehilangan, kedukaan, goncangan, tekanan psikologis (stress) dan trauma. Ada dua macam gangguan psikologis yang dialami korban bencana alam yaitu gangguan ringan dan gangguan berat. Gangguan ringan meliputi: 1.) Gangguan Emotif (terkejut, ketakutan, sering merasa cemas, marah, menyesal, merasa bersalah, mendapat cobaan, malu, berdosa, terhukum, diperlakukan tidak adil, merasa tanpa harapan (hopeless), tanpa arti, hampa, sendirian, kesepian, terasing, kehilangan minat, tak berdaya atau kehilangan rasa gembira dan cinta kasih, depresi); 2.) Gangguan kognitif (bingung, tanpa arah, tak mampu mengambil keputusan, kuatir, tak bisa konsentrasi, kehilangan ingatan, mengutuk diri sendiri, menghindari hal-hal yang dapat mengingatkannya pada peristiwa traumatik itu); 3.) Gangguan somatik (denyut jantung lebih cepat, tegang, badan mudah lelah, gemetaran, duduk tidak tenang, hiperaktif atau sebaliknya diam kaku, insomnia, lidah kaku, jantung berdebar lebih cepat, nafsu makan tidak ada, nafsu seks menurun, dada sesak, sulit tidur atau sebaliknya ingin tidur terus, mengigau, nafas pendek, dan tekanan darah naik atau turun, menderita kelelahan fisik karena kelainan psikologis); 4.) Gangguan hubungan antarpribadi (mudah curiga, saling mempersalahkan, menyalahkan pihak lain, merasa tidak dapat menolong orang lain, mudah membenci, mudah marah, konflik, menarik diri, mengurung diri, mudah tersinggung, tidak dapat akrab atau intim dengan orang lain, merasa ditolak).

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

kecemasan, makalah kecemasan, artikel psikologi pdf, jurnal psikologi PDF, psikologi pdf, gangguan somatik, psikologi komunikasi pdf, laporan pendahuluan cemas, makalah cemas, gangguan somatik adalah, yhs-visicom_default, makalAh psikologi pdf, jurnal psikologi gangguan preferensi seksual pdf, artikel tentang psikolog pdf, pdf psikolog, jurnal materi ketakutan dalam psikologi manusia, materi psikologi umum pdf, jurnal pdf psikologi perkembangan, jurnal metode penyelidikan dalam psikologi PDF, buku psikologi pdf

Sudut Pandang KDRT Dalam Psikologi Klinis

KDRT terhadap istri adalah segala bentuk tindak kekerasan yang dilakukan oleh suami terhadap istri yang berakibat menyakiti secara fisik, psikis, seksual dan ekonomi, termasuk ancaman, perampasan kebebasan yang terjadi dalam rumah tangga atau keluarga. Selain itu, hubungan antara suami dan istri diwarnai dengan penyiksaan secara verbal, tidak adanya kehangatan emosional, ketidaksetiaan dan menggunakan kekuasaan untuk mengendalikan istri. Setelah membaca definisi di atas, tentu pembaca sadar bahwa kekerasan pada istri bukan hanya terwujud dalam penyiksaan fisik, namun juga penyiksaan verbal yang sering dianggap remeh namun akan berakibat lebih fatal dimasa yang akan datang.

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

hubungan kdrt dengan psikologi, artikel tentang psikologi, teori kdrt, psikologi artikel, kdrt dalam sudut pandang, kepasrahan salam sudut pandang psikologi, sudut pandang mengenai KDRT

Teori Anne Roe tentang Kepribadian dan Perilaku Okupasional

Ann Roe adalah seorang guru besar di University of Arizona. Salah satu teori yang dihasilkan oleh Ann Roe adalah tentang pilihan jabatan yang akan coba kita bahas berikut ini.

Menurut Osipow, teori Osipow memiliki tiga komponen penting, yaitu :

  1. Penggunaan konsep kanalisasi energi psikis dan bahwa pengalaman - pengalaman pada masa anak- anak awal mungkin berhubungan dengan pilihan vokasional.
  2. Teori hirarki kebutuhan Maslow.
  3. Pengaruh genetik terhadap keputusan- keputusan vokasional.

    Read the rest of this entry »

    Kata kunci pencarian:

    teori perkembangan kepribadian anne roe, anne roe, riwayat anne roe

KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA

Kekerasan merupakan semua bentuk perilaku verbal dan non-verbal yang dilakukan seseorang atau sekelompok orng terhadap seseorang atau sekelompok orang sehingga menyebabkan efek negative secara fisik, emosional dan psikologis. Selain itu kekerasan juga dapat diartikan sebagai suatu perlakuan atau situasi yang menyebabkan realitas actual seseoran di bawah realitas potensialnya.

Dalam deklarasi PBB 1993, disebutkan bahwa kekerasan terhadap perempuan adalah segala bentuk tindak kekerasan yang berbasis gender, yang mengakibatkan rasa sakit atau penderitaan terhadap perempuan, termasuk ancaman, paksaan, pembatasan kebebasan baik yang terjadi di area publik maupun domestik.

Bentuk-bentuk kekerasan terhadap perempuan antara lain :

a. pelecehan seksual

b. perkosaan

c. incest (hubungan antar keluarga, tidak harus saudara kandung)

d. kekerasan terhadap istri

Faktor-faktor pendukung terjadinya kekerasan dalam rumah tangga :

a. pasangan pelaku kekerasan merasa berhak mengendalikan pasangannya

b. keluarga tersebut mengucilkan diri sehingga perilaku orang-orang dalam keluarga sulit diketahui / dikontrol

c. istri merasa tidak mampu meninggalkan suami karena ada anak-anak atau atau tidak ada tempat tujuan, biasanya dicirikan dengan istri yang memiliki citra diri rendah/buruk dan merasa tidak dapat mengubah situasi

d. mereka yang terlibat telah belajar sebelumnya tentang kekerasan dalam keluarga

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

contoh skripsi KDRT, contoh skripsi tentang kekerasan dalam rumah tangga, contoh proposal skripsi kdrt, skripsi tentang kdrt