TEORI KOGNITIF (PART I)

Teori kognitif merupakan proses untuk mengetahui sesuatu atau belajar yang dipandang sebagai suatu usaha untuk memahami sesuatu. Pengertian lain menyebutkan bahwa teori kognitif merupakan cara mempersepsikan dan menyusun informasi yang berasal dari lingkungan sekitar yang dilakukan secara aktif oleh seorang pembelajar. Cara aktif yang dilakukan dapat berupa mencari pengalaman baru, memecahkan suatu masalah, mencari informasi, mencermati lingkungan, mempratekkan, mengabaikan respon-respon guna mencapai tujuan. Pada teori kognitif  pengetahuan yang diperoleh dari proses belajar sebelumnya sangat mempengaruhi atau menentukan terhadap perolehan pengetahuan baru dipelajari. Adapun teori yang sangat berkaitan erat dengan teori kognitif adalah teori pemrosesan informasi karena menurut teori ini setelah proses pembelajaran ada proses pengolahan informasi di dalam otak manusia yang dimulai dari pengamatan seseorang terhadap informasi yang berada di lingkungannya, kemudian informasi tersebut diterima oleh reseptor-reseptor yang berupa simbol-simbol  yang kemudian diteruskan pada registor pengindraan yang terdapat  pada syaraf pusat.
Informasi yang diterima oleh syaraf pusat kemudian disimpan dalam waktu pendek. Informasi yang disimpan dalam waktu sebentar ini sebagian diteruskan ke memory jangka pendek, sedangkan yang lain hilang dari sistem. Proses pereduksian seperti ini biasa dikenal dengan persepsi selektif. Sementara memori jangka pendek atau memori kerja dan kesadaran  yang kapasitas memorinya sangat terbatas, waktunya juga sangat terbatas.(Imron,1995,11)

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

teori kognitif, pengertian teori kognitif, teori psikologi kognitif, teori kognitif adalah, kognitif adalah, Definisi Teori Kognitif, teori belajar kognitif pdf, teori belajar kognitif, teori kongnitif, memori dalam psikologi, teori respon kognitif, teory kognitif, pengertian teori belajar kognitif, teori kognitif pdf, teori kognitive, teori pembelajaran kognitif pdf, yhs-ddc_bd, teori kognitif dalam psikologi sosial, definisi teori belajar kognitif, Pengertian teori psikologi kognitif

Skizofrenia

Istilah skizofrenia berasal dari kata schizos : pecah belah dan phren: jiwa. Skizofrenia menjelaskan mengenai suatu gangguan jiwa dimana penderita mengalami perpecahan jiwa adanya keretakan atau disharmoni antara proses berfikir, perasaan dan perbuatan, Kraepelin seorang ahli kedokteran jiwa dari kota Munich memaparkan skizofrenia sebagai bentuk kemunduran intelegensi sebelum waktunya yang dinamakannya demensia prekox (demensia : kemunduran intelegensi) prekox (muda, sebelum waktunya).

Ada banyak perkiraan sebagai penyebab terjadinya skizofrenia, baik yang berasal dari badaniah (somatogenik) maupun psikologis (psikogenik). Perkiraan penyebab skizofrenia yang berasal dari segi fisik yang pertama adalah berasal dari faktor genetik atau faktor keturunan, hal ini telah dibuktikan dengan penelitian tentang keluarga penderita skizofrenia. Potensi untuk mendapatkan skizofrenia tidak langsung diturunkan melalui gen resesif, potensi ini mungkin kuat tapi mungkin lemah sebab selanjutnya juga akan tergantung pada lingkungan individu apakah akan menjadi skizofrenia atau tidak. Sama seperti penderita diabetes mellitus walaupun ia adalah resesif diabetes namun jika ia dapat menjaga pola hidup yang sehat maka ia tidak akan menderita diabetes. Selanjutnya adalah kelainan susunan syaraf pusat, yang terletak pada diensefalon atau kortex otak, kelainan tersebut mungkin disebabkan oleh perubahan postmortem.

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

skizofrenia, skizofrenia pdf, pengertian skizofrenia, makalah skizofrenia, pengertian schizophrenia, definisi skizofrenia menurut who, psikologi kognitif, kecemasan menurut sigmund freud, gangguan jiwa menurut who, teori skizofrenia, pengertian gangguan jiwa menurut para ahli, definisi skizofrenia, pengertian skizofrenia menurut para ahli, kecemasan menurut freud, pengertian gangguan jiwa menurut who, psikologi kognitif pdf, pengertian psikologi menurut sigmund freud, gejala skizofrenia, kecemasan pdf, skizofrenia menurut para ahli

Sebab-sebab Kecemasan yang dialami Ibu Hamil

Kehamilan dapat dibagi menjadi 3 trimester yaitu trimester 1, trimester 2, dan trimester 3, pada tiap trimester tersebut wanita hamil akan mengalami perubahan-perubahan fisik. Perubahan fisik tersebut dapat menimbulkan kecemasan. Kecemasan terhadap perubahan fisik pada trimester 1 yaitu mual-mual, muntah-muntah, pusing, cepat lelah dan capek. Sedangkan perubahan psikologisnya adalah wanita hamil mudah marah, mudah tersinggung, dan sebagainya pada trimester 1 wanita hamil lebih cemas dan takut akan keguguran. Hal ini dikarenakan pada fase ini perkembangan bayi belum terlihat jelas dan lemah.

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

kecemasan ibu hamil, pengertian status anxiety, ketakutan ibu hamil, psikologi fisiologis, makalah kecemasan ibu hamil, ketakutan yang dialami ibu hamil, Sebab-sebab Kecemasan yang dialami Ibu Hamil _ Kajian Psikologi htm, psikologi ibu hami dengan kecemasan menurut who, psikologi kehamilan trimester 1, maksud status anxiety, makalah tentang bumil yang ada gangguan psikologi, cemas hamil trimester, kognitif ibu terhadap kehamilan, kecemasan pada ibu hamil menurut WHO, kecemasan ibu hamil terhadap janin didalam kandungan, kecemasan dan ketakutan pada ibu hamil, contoh artikel cemas pada ibu hamil, wawancara ibu hamil trimester 3 psikologi