Hubungan Antara Tingkat Stres dan Status Sosial Ekonomi Orang Tua dengan Perilaku Merokok Pada Remaja

Perilaku merokok dilihat dari berbagai sudut pandang sangat merugikan, baik untuk diri sendiri maupun orang di sekelilingnya. Ancaman terhadap kesehatan yang ditimbulkan oleh perilaku merokok telah didokumentasikan secara meyakinkan oleh Surgeon General of the United States dalam serangkaian laporan sejak tahun 1964. Diperkirakan lebih dari 430.000 pengguna tembakau tewas di usia muda setiap tahunnya (Davison dkk., 2006). Hasil survei Roy Tjiong dari Hellen Keller International dan Yayasan Indonesia Sehat yang dilakukan di Jakarta, Semarang, Surabaya, Makassar, dan Padang terhadap 155 ribu rumah tangga menyebutkan, risiko kematian populasi balita dari keluarga perokok berkisar antara 14 persen untuk daerah perkotaan dan 24 persen untuk pedesaan. Jika dikalkulasi, konsumsi keluarga miskin menyumbang 32.400 kematian setiap tahun atau sekitar 90 kematian balita per hari (Jawa Pos, 10 Mei 2009). Rokok dalam beberapa cara bertanggung jawab atas satu dari setiap enam kematian di AS, menewaskan lebih dari 1.100 orang setiap hari. Rokok menjadi satu-satunya penyebab kematian dini yang paling dapat dicegah di AS serta di berbagai negara lain di dunia (Davison dkk., 2006).
Tidak ada yang memungkiri adanya dampak negatif dari perilaku merokok, namun para perokok tetap saja tidak peduli dan tersenyum apabila diingatkan terhadap ancaman yang setiap saat akan dapat menyiksanya dalam waktu lama dan bahkan dapat merenggut nyawanya. Tidak mengherankan jika saat ini merokok seakan telah menjadi gaya hidup. Ironisnya, gaya hidup ini telah merambah usia muda, yakni remaja tanggung usia belasan. Survei Sosial Ekonomi Badan Pusat Statistik tahun 2001 dan 2004 menunjukkan terjadi peningkatan prevalensi anak-anak usia 15-19 tahun yang merokok. Tahun 2001 sebesar 12,7 persen, tahun 2004 meningkat menjadi 17,3 persen. Berdasar data Global Youth Tobacco Survey 2006 yang diselenggarakan oleh Badan Kesehatan Dunia terbukti jika 24,5 persen anak laki-laki dan 2,3 persen anak perempuan berusia 13-15 tahun di Indonesia adalah perokok, di mana 3,2 persen dari jumlah tersebut telah berada dalam kondisi ketagihan atau kecanduan (www.kompas.com).

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

kajian psikologi sosial, PSIKOLOGI SOSIAL, psikologi sosial pdf, tingkat stress, prevalensi stres di indonesia, efek stres terhadap anak usia dini, status stres, perilaku merokok pada siswa, tingkat sosial ekonomi, teori psikologi perilaku merokok, psikologi tentang sosial, psikologi sosial dari sudut pandang, status sosial merokok, sudut pandang ekonomi dalam perilaku remaja, perlaku sosial pdf, hubungan antara kelas sosial dan perilaku, hubungan antara psikologi dan kesehatan masyarakat, hubungan status ekonomi dengan perilaku merokok remaja, jurnal manajemen stres menurut dadang hawari 2002, jurnal status ekonomi orang tua terhadap karekter tanggung jawab anak di sekolah

Hubungan antara Tingkat Stres dan Status Sosial Ekonomi Orang Tua dengan Perilaku Merokok pada Remaja

Dampak negatif dari perilaku merokok sudah banyak diekspos, namun para perokok seakan tetap saja tidak peduli terhadap ancaman yang dapat menyiksanya dan bahkan dapat merenggut nyawanya. Merokok dengan motif meringankan ketegangan dan stres menempati urutan tertinggi, yakni sekitar 54,59 persen. Keadaan sosial ekonomi yang terdiri dari tingkat pendidikan, penghasilan, dan pekerjaan (Paavola dkk, 2004) juga memegang peranan penting dalam perilaku merokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) perilaku merokok pada remaja, (2) tingkat stres pada remaja, (3) status sosial ekonomi orang tua pada remaja, (4) hubungan antara stres dan perilaku merokok pada remaja, (5) hubungan antara status sosial ekonomi orang tua dan perilaku merokok pada remaja, dan (6) hubungan antara tingkat stres dan status sosial ekonomi orang tua dengan perilaku merokok pada remaja.

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

artikel psikologi ekonomi, penelitian psikologi sosial, penelitian dalam psikologi sosial, jurnal penelitian psikologi, jurnal psikologi eksperimen, penelitian psikologi pdf, CONTOH JURNAL PSIKOLOGI EKSPERIMEN, jurnal mengenai stress kejiwaan dalam status ekonomi, merokok dalam pandangan psikologi kepribadian, jurnal tentang psikologi adeksi rokok, penelitian psikologis remaja, penelitian stress pdf, penelitian tentang psikologi, penelitian tentang tingkat stres remaja, psikologi eksperimen, psikologi status sosial ekonomi, sebutkan 3 kajian psikologi sosial, jurnal psikologi tentang remaja, jurnal psikologi mengenai status ekonomi sosial, jurnal psikologi eksperimen pdf