Bimbingan dan Konseling Karir

Definisi

Definisi dari The National Guidance Association, diadopsi dari Super (1951), adalah “proses membantu seseorang mengembangkan menerima gambaran diri yang terintegrasi dan adekuat dan peranannya dalam dunia kerja, mengetes konsepnya dalam realitas, dengan kepuasan bagi dirinya dan keuntungan bagi masyarakat” (Sears, 1982).

Definisi ini menjelaskan bahwa pandangan tentang bimbingan karir akhir-akhir ini berorientasi konsep diri dan terutama terfokus pada pengenalan diri dan penerimaan diri, dan ini dapat dikaitkan dengan alternatif-alternatif okupasional dan pendidikan yang tersedia bagi individu yang bersangkutan. Hal ini sejalan dengan perspektif perkembangan yang menerima pandangan tahap perkembangan kehidupan (life span developmental view) bimbingan karir.

Pentingnya bimbingan dan konseling karir

Awalnya bimbingan dan konseling karir difokuskan pada remaja dan dilaksanakan di sekolah. Ini dilakukan dengan asumsi bahwa banyak masalah-masalah tentang okupasional yang dialami orang setelah mereka lulus dari sekolah lanjutan, dan sebagian besar orang-orang tersebut bukanlah pelanggan konseling karir. Sampai ada seorang ahli Sidney P. Marland yang mengatakan bahwa reformasi lengkap terhadap sekolah lanjutan yang dipandang sebagai unsur utama dalam mempersiapkan kehidupan secara menyeluruh, tidak dapat dicapai sebelum pendidikan umum menyetujui dimasukkannya perkembangan karir dewasa ini dalam suatu lingkungan pendidikan menengah yang komprehensif.

Namun akhir-akhir ini lebih meluas pada spektrum total dari populasi, termasuk murid-murid sekolah dasar, pensiunan, wanita, kelompok minoritas, dan orang cacat. Pekerjaan yang sesuai dapat sangat positif bagi keseluruhan pengalaman individu. Maka pilihan dan perencanaan yang lebih baik akan membantu orang-orang menemukan jenis pekerjaan yang memungkinkannya memainkan peranan-peranan yang lebih disukai dalam hidupnya.

Sulitnya dilakukan prediksi bukan hanya karena kecenderungan-kecenderungan pekerjaan yang bervariasi, tapi juga karena banyaknya okupasi baru yang timbul dan banyak pula okupasi yang hilang. Meningkatnya kompleksitas dunia kerja dan berlipat gandanya pilihan-pilihan membuat Toffler (1970 : 264) menggambarkan bahwa masalah yang terjadi adalah terlalu banyaknya pilihan.

Download “TEORI ANNE ROE TENTANG KEPRIBADIAN DAN PERILAKU OKUPASIONAL” selengkapnya dalam format PDF

Kata kunci pencarian:

bimbingan dan konseling karir, pengertian bk karir, bimbingan konseling karir, psikologi karir, pengertian bimbingan konseling karir, bk karir, pengertian konseling karir, artikel pengertian konseling karir, makalah bk karir, definisi konseling karir, teori bk karir, konseling vokasional, makalah bimbingan konseling karir, makalah bimbingan konseling karir 2010, yhs-per_003, pengertian bk karier, artikel konseling karir pdf, bimbingan dan konseling karir pdf, kajian psikologi wanita karir, bimbingan karir di lingkungan industri

One Response to “Bimbingan dan Konseling Karir”

  1. kajian psikologi | denoputra39 Says:

    [...] Read the rest of this entry ยป [...]


Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>