Oasis Jiwa dalam Kesumpekan

LENGKAP nian sumber stres di negeri ini. Sumpek. Itulah yang banyak dikatakan orang saat ini. Dan kesumpekan bisa meledak ketika ruang benak tak mendapat jendela ventilasi.

Segala peristiwa yang terhambur di media cenderung menggunung. Baru saja kita ribut soal tawuran antarpelajar yang membuat terperanjat karena kian sadis dan menular. Sulit memahaminya, bahkan baru pada tataran shock: apa yang terjadi. Nalar belum sampai pada ”mengapa bisa terjadi” dan ”bagaimana mengatasi”.

Kekerasan lain menjadi tontonan di media, terutama televisi, yang perlahan akan terinternalisasi sebagai proses pembelajaran: kekerasan bisa dipakai untuk menyelesaikan masalah. Masyarakat seakan tak punya pilihan untuk tidak terpapar apa yang dilihat dan didengar tiap saat.

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

psikologi remaja pdf, jurnal psikologi tentang stress, prevalensi stres menurut who, arti dari kata Oase Jiwa, cara menghadapi kesumpekan, jurnal ilmiah tentang stress, jurnal tentang stres, kesumpekan diri, psikologi klinis depresi

Sumbangan Psikologi Klinis Dalam Assesment Gangguan Psikologis Korban Bencana Alam

Akhir-akhir ini banyak sekali terjadi bencana alam, misalnya saja gempa bumi dan gelombang tsunami di Aceh dan Nias; bencana banjir bandang dan longsor di Jember; gempa bumi di Yogyakarta, dll. Bencana alam seperti ini akan mengakibatkan korban merasa kehilangan, kedukaan, goncangan, tekanan psikologis (stress) dan trauma. Ada dua macam gangguan psikologis yang dialami korban bencana alam yaitu gangguan ringan dan gangguan berat. Gangguan ringan meliputi: 1.) Gangguan Emotif (terkejut, ketakutan, sering merasa cemas, marah, menyesal, merasa bersalah, mendapat cobaan, malu, berdosa, terhukum, diperlakukan tidak adil, merasa tanpa harapan (hopeless), tanpa arti, hampa, sendirian, kesepian, terasing, kehilangan minat, tak berdaya atau kehilangan rasa gembira dan cinta kasih, depresi); 2.) Gangguan kognitif (bingung, tanpa arah, tak mampu mengambil keputusan, kuatir, tak bisa konsentrasi, kehilangan ingatan, mengutuk diri sendiri, menghindari hal-hal yang dapat mengingatkannya pada peristiwa traumatik itu); 3.) Gangguan somatik (denyut jantung lebih cepat, tegang, badan mudah lelah, gemetaran, duduk tidak tenang, hiperaktif atau sebaliknya diam kaku, insomnia, lidah kaku, jantung berdebar lebih cepat, nafsu makan tidak ada, nafsu seks menurun, dada sesak, sulit tidur atau sebaliknya ingin tidur terus, mengigau, nafas pendek, dan tekanan darah naik atau turun, menderita kelelahan fisik karena kelainan psikologis); 4.) Gangguan hubungan antarpribadi (mudah curiga, saling mempersalahkan, menyalahkan pihak lain, merasa tidak dapat menolong orang lain, mudah membenci, mudah marah, konflik, menarik diri, mengurung diri, mudah tersinggung, tidak dapat akrab atau intim dengan orang lain, merasa ditolak).

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

kecemasan, makalah kecemasan, artikel psikologi pdf, psikologi pdf, jurnal psikologi PDF, gangguan somatik, psikologi komunikasi pdf, laporan pendahuluan cemas, makalah cemas, gangguan somatik adalah, yhs-visicom_default, jurnal psikologi perkembangan pdf, makalAh psikologi pdf, jurnal psikologi gangguan preferensi seksual pdf, jurnal materi ketakutan dalam psikologi manusia, pengolahan skematik psikologi pdf, pdf kajian psikologi, materi psikologi umum pdf, jurnal psikologi komunikasi pdf, jurnal psikologi kepribadian tentang relasi objek(klein)