Meredakan Stres Pada Anak

Apakah anak-anak juga megalami stres, sebagaian dari kita pasti berpikir mustahil seorang anak yang polos dan memiliki pemikiran yang masih sederhana dapat mengalami stres. Stres merupakan situasi dimana tingkah atau motivasi terhalang oleh suatu keadaan tertentu. Sama halnya dengan manusia dewasa, anak-anak bahkan bayi pun dapat mengalami stres dengan konflik yang lebih sederhana. Stres pada anak-anak dapat disebabkan karena merasa tidak tercukupinya kebutuhan fisik seperti makan dan minum dan juga kebutuhan akan rasa aman. Ketidak mampuan dalam menyelesaikan tugas dan dapat juga karena persaingan antar saudara atau berebut permainan dengan teman sebaya.

Kestabilan emosi atau daya tahan terhadap stres pada anak dipengaruhi kestabilan emosi ibu dan lingkungan dan ini berpengaruh pada kestabilan emosi anak selanjutnya. Anak-anak belum dapat mengenali emosinya dengan baik. Ia belum paham jika ia merasakan beberapa emosi sekaligus, ekspresi dan pengungkapannya hampir sama. Semakin ia memasuki usia prasekolah ia mulai dapat mengekspresikan beberapa emosi dengan lebih jelas.  Tantrum merupakan salah satu bentuk ungkapan stres yang dialami oleh seorang anak. Anak-anak belum mengetahui bagaimana cara menyalurkan kekesalan dan emosi yang ia rasakan sehingga muncul reaksi-reaksi agresi. Bentuk emosi yang muncul akibat stres yang dirasakan seorang anak diantaranya marah, takut,iri hati, dan sedih.

Marah pada anak biasanya diikuti perilaku tantrum, jadi emosinya cenderung tinggi meskipun tidak meledak-ledak seperti di usia yang sebelumnya. Anak marah biasanya disebabkan karena anak merasa sakit,kecapaian saat bermain, tidak bisa menyelesaikan suatu tugas, berebut mainan, merasa tergangu atau saat keinginannya tidak terpenuhi. Kemarahan yang dia lakukan misalnya dengan berteriak,rewel,memukul dan merusak barang-barang. Cara mengatasinya berikan anak dekapan hangat, tunggulah sampai anak tenang. Bila ekspresinya kurang baik seperti memukul maka sampaikan bahwa perbuatan seperti itu tidak baik.

Anak-anak dapat merasa takut karena pengalaman yang tidak menyenangkan, tontonan/cerita-cerita yang menakutkan, . Anak mengekspresikan rasa takutnya dengan menangis, menjerit-jerit berteriak dan bersembunyi dibalik tubuh orang tuanya. Cara mengatasinya berikan ia dekapan lembut hingga ia merasa aman setelah itu jelaskan apa penyebab rasa takutnya. Bila perlu ajak anak untuk melihat faktanya dengan demikian anak tidak perlu merasa takut lagi karena telah mengetahui penyebabnya.

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

stress pada anak, stres pada anak, pengertian KESTABILAN EMOSI, makalah psikologi umum tentang emosi, teori kestabilan emosi, teori marah dalam psikologi, stabilitas emosi menurut para ahli, makalah psikologi emosi, JURNAL PSIKOLOGI TENTANG EMOSI BER ISSN, pengertian stabilitas emosi menurut para ahli, pengertian kestabilan emosi menurut para ahli, psikologi issn 2013 mengenai faktor faktor emosi, stabilitas emosi adah, stabilitas emosi adalah, buku kesataabilan emosi, nama buku tentang kestabilan emosi, makalah tentang stabilitas emosional, ujian kestabilan emosi, jurnal issn psikologi emosi, jurnal ciri ciri emosi menurut para ahli

Tips Mengatasi Masalah Frustasi

“Aku lagi galauu….”.

“Atasi segera dengan kartu anti galau bisa sms dan chatting sepuasnya…”

Itu adalah sepenggal iklan yang akhir-akhir ini sering muncul di televisi. Tampaknya kata galau sedang menjadi tren saat ini, tidak hanya dipakai dalam perang tarif antar operator telepon seluler, diskon anti galau di pusat perbelanjaaan, kata galau juga sering diucapkan sebagai bahasa gaul yang biasa dipakai oleh anak remaja dan  ABG.

Sebenarnya apakah arti kata galau itu sendiri? Apakah benar jika dengan curhat atau sharing di dunia maya atau dengan berbelanja maka kegalauan akan berakhir? Sebenarnya apakah arti kata galau itu sendiri. Jauh sebelum kata galau menjadi tren kita lebih dulu mengenal kata frustasi. Kata frustasi terdengar memiliki nilai setingkat lebih tinggi dari kata galau, walaupun sebenarnya memiliki konotasi yang sama yaitu mengacu pada reaksi subyektif terhadap blocking atau penghalang tingkah atau motivasi yang penting sehingga mengakibatkan terganggunya penyesuaian diri.

Frustasi dapat berasal dari faktor luar  atau eksternal dan juga dapat berasal dari dalam atau personal. Zaman yang serba sulit saat ini, tuntutan kebutuhan sehari-hari yang semakin besar, kurangnya lapangan pekerjaan dan mahalnya biaya pendidikan merupakan contoh frustasi eksternal. Hilangnya atau terampasnya sesuatu yang pernah dimiliki seperti pemutusan hubungan kerja (PHK) atau seseorang yang patah hati. Frustasi eskternal dapat pula disebabkan oleh pembatasan-pembatasan atau larangan-larangan yang ada di dalam budaya,keluarga  atau hukum yang berlaku misalnya seperti kisah Siti Nurbaya yang dilarang menikah dengan lelaki pilihannya.  Pembatasan dan larangan tidak dengan sendirinya membuat frustasi namun saat larangan tadi menyebabkan individu merasa kehilangan rasa aman kedudukan prestise dan sebagainya.

Frustasi personal diakibatkan oleh kekurangan-kekurangan yang ada pada diri seseorang yang meliputi cacat yang  bersifat riil maupun tidak riil (imaginer). Macam-macam cacat dapat dialami seseorang seperti terlahir buta, tidak memiliki tangan kaki dan sebagainya, selain cacat lahir seseorang dapatr pula mengalami cacat dalam hal moral,mental dan spiritual.  Berat ringan frustasi yang dialami setiap orang tidak sama tergantung pada besarnya nilai yang dia anut. Seseorang yang menganggap bahwa keindahan jasmani merupakan nilai yang tertinggi baginya maka dia akan mengalami frustasi yang lebih besar dibandingkan jika ia mengalami cacat moral. Seseorang yang mengalami cacat moral (suka mencuri, menipu, membunuh dsb) dapat mengalami frustasi yang lebih dalam dibandingkan dengan jenis frustasi lainnya hal ini disebabkan masyarakat akan ikut menghukum dan mencela sehingga mereka menjadi merasa terus dihukum bahkan saat mereka telah lepas dari hukuman kurungan.

Selain kekurangan yang betul-betul riil kekurangan yang bersifat tidak riil atau imaginer memiliki potensi yang sama untuk menimbulkan frustasi. Seseorang yang merasa bahwa kesempurnaan jasmani memiliki merupakan nilai yang tertinggi maka ia akan mngalammi frustasi yang besar jika merasa memiliki kekurangan pada fisiknya. Tidak mengherankan jika kita melihat seseorang yang mati-matian berdiet demi mendapatkann tubuh yang langsing padahal menurut kita dia tampak benar-benar kurus. Kekurangan-kekurangan semacam itu sulit dinilai secara memadai itu sebabnya pengaruhnya terhadap stabilitas mental/pribadi lebih kuat

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

frustasi dalam psikologi, pengertian frustasi, ciri-ciri frustasi, cara mengatasi frustasi dalam psikologi, pengertian frustasi dalam psikologi, definisi frustasi, pengertian frustasi menurut para ahli, ciri ciri orang frustasi, arti frustasi, pengertian daya tahan menurut para ahli, ciri orang frustasi, arti kata frustasi, definisi frustasi dalam psikologi, pengertian prustasi, ciri ciri frustasi, pengertian psikologi kepribadian menurut para ahli, definisi galau menurut psikologi, DEFINISI frustasi MENURUT PARA AHLI, ciri-ciri orang frustasi, makalah psikologi tentang frustasi

Sumbangan Psikologi Klinis Dalam Assesment Gangguan Psikologis Korban Bencana Alam

Akhir-akhir ini banyak sekali terjadi bencana alam, misalnya saja gempa bumi dan gelombang tsunami di Aceh dan Nias; bencana banjir bandang dan longsor di Jember; gempa bumi di Yogyakarta, dll. Bencana alam seperti ini akan mengakibatkan korban merasa kehilangan, kedukaan, goncangan, tekanan psikologis (stress) dan trauma. Ada dua macam gangguan psikologis yang dialami korban bencana alam yaitu gangguan ringan dan gangguan berat. Gangguan ringan meliputi: 1.) Gangguan Emotif (terkejut, ketakutan, sering merasa cemas, marah, menyesal, merasa bersalah, mendapat cobaan, malu, berdosa, terhukum, diperlakukan tidak adil, merasa tanpa harapan (hopeless), tanpa arti, hampa, sendirian, kesepian, terasing, kehilangan minat, tak berdaya atau kehilangan rasa gembira dan cinta kasih, depresi); 2.) Gangguan kognitif (bingung, tanpa arah, tak mampu mengambil keputusan, kuatir, tak bisa konsentrasi, kehilangan ingatan, mengutuk diri sendiri, menghindari hal-hal yang dapat mengingatkannya pada peristiwa traumatik itu); 3.) Gangguan somatik (denyut jantung lebih cepat, tegang, badan mudah lelah, gemetaran, duduk tidak tenang, hiperaktif atau sebaliknya diam kaku, insomnia, lidah kaku, jantung berdebar lebih cepat, nafsu makan tidak ada, nafsu seks menurun, dada sesak, sulit tidur atau sebaliknya ingin tidur terus, mengigau, nafas pendek, dan tekanan darah naik atau turun, menderita kelelahan fisik karena kelainan psikologis); 4.) Gangguan hubungan antarpribadi (mudah curiga, saling mempersalahkan, menyalahkan pihak lain, merasa tidak dapat menolong orang lain, mudah membenci, mudah marah, konflik, menarik diri, mengurung diri, mudah tersinggung, tidak dapat akrab atau intim dengan orang lain, merasa ditolak).

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

kecemasan, makalah kecemasan, artikel psikologi pdf, psikologi pdf, jurnal psikologi PDF, gangguan somatik, psikologi komunikasi pdf, laporan pendahuluan cemas, makalah cemas, gangguan somatik adalah, yhs-visicom_default, jurnal psikologi perkembangan pdf, makalAh psikologi pdf, jurnal psikologi gangguan preferensi seksual pdf, jurnal materi ketakutan dalam psikologi manusia, pengolahan skematik psikologi pdf, pdf kajian psikologi, materi psikologi umum pdf, jurnal psikologi komunikasi pdf, jurnal psikologi kepribadian tentang relasi objek(klein)

ALIRAN BEHAVIORISME

Behaviorisme adalah sebuah aliran dalam psikologi yang didirikan oleh John B. Watson pada tahun 1913 yang berpendapat bahwa perilaku harus merupakan unsur subyek tunggal psikologi. Behaviorisme merupakan aliran revolusioner, kuat dan berpengaruh, serta memiliki akar sejarah yang cukup dalam. Behaviorisme lahir sebagai reaksi terhadap introspeksionisme (yang menganalisis jiwa manusia berdasarkan laporan-laporan subjektif) dan juga psikoanalisis (yang berbicara tentang alam bawah sadar yang tidak tampak).

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

aliran behaviorisme, behaviorisme, psikologi behaviorisme, aliran psikologi behaviorisme, aliran behavioristik, pengertian behaviorisme, psikologi behavioristik, pengertian aliran behaviorisme, aliran behaviorisme dalam psikologi, aliran behavior, behavioristik, aliran psikologi behavioristik, behaviorisme psikologi, definisi sensasi, arti behaviorisme, definisi behaviorisme, pengertian sensasi, sensasi dalam psikologi, sensasi psikologi, aliran behavioris