ALIRAN BEHAVIORISME

Behaviorisme adalah sebuah aliran dalam psikologi yang didirikan oleh John B. Watson pada tahun 1913 yang berpendapat bahwa perilaku harus merupakan unsur subyek tunggal psikologi. Behaviorisme merupakan aliran revolusioner, kuat dan berpengaruh, serta memiliki akar sejarah yang cukup dalam. Behaviorisme lahir sebagai reaksi terhadap introspeksionisme (yang menganalisis jiwa manusia berdasarkan laporan-laporan subjektif) dan juga psikoanalisis (yang berbicara tentang alam bawah sadar yang tidak tampak).

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

aliran behaviorisme, behaviorisme, psikologi behaviorisme, aliran psikologi behaviorisme, aliran behavioristik, pengertian behaviorisme, psikologi behavioristik, pengertian aliran behaviorisme, aliran behaviorisme dalam psikologi, behavioristik, aliran psikologi behavioristik, definisi sensasi, arti behaviorisme, definisi behaviorisme, pengertian sensasi, behaviorisme psikologi, aliran behavior, sensasi dalam psikologi, sensasi psikologi, aliran behavioris

Sensasi Indera Pengecapan

Lidah merupakan massa jaringan pengikat dan otot lurik yang diliputi oleh membran mukosa. Membran mukosa melekat erat pada otot karena jaringan penyambung lamina propia menembus ke dalam ruang-ruang antar berkas-berkas otot. Pada bagian bawah lidah membran mukosanya halus. Lidah juga merupakan suatu rawan (cartilago) yang akarnya tertanam pada bagian posterior rongga mulut (cavum oris) dekat dengan katup epiglotis yang menuju ke laryng. Lidah merupakan bagian tubuh penting untuk indra pengecap yang terdapat kemoreseptor (bagian yang berfungsi untuk menangkap rangsangan kimia yang larut pada air) untuk merasakan respon rasa asin, asam, pahit dan rasa manis. Tiap rasa pada zat yang masuk ke dalam rongga mulut akan direspon oleh lidah di tempat yang berbeda-beda.

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

tes pengecapan, pengecapan, indera pengecapan, indera pengecap pdf, hubungan lidah dan psikologi ppt, hubungan indera penglihatan dengan psikologi pdf, hubungan indera penglihatan dengan psikologi, jurnal indra penglihatan, jurnal tentang pengecapan, makalah fissured tongue, makalah pengecapan, makalah psikologi umum tentang pendengaran, penilaian indera dengan penglihatan, sensasi indera pengecap pdf, jurnal tentang indra pendengaran, JURNAL TENTANG BAGIAN BAGIAN INDERA PENGLIHATAN ISBN PDF, jurnal pengecapan, jurnal pdf indera pengecap, jurnal indera penglihatan isbn, jurnal alat indera telinga pdf

Sensasi Pendengaran

Sensasi pada dasarnya merupakan tahap awal dalam penerimaan informasi. Sensasi, atau dalam bahasa inggrisnya sensation, berasal dari kata latin, sensatus, yang artinya dianugerahi dengan indra, atau intelek. Secara lebih luas, sensasi dapat diartikan sebagai aspek kesadaran yang paling sederhana yang dihasilkan oleh indra kita, seperti temperatur tinggi, warna hijau, rasa nikmatnya sebatang coklat. Sebuah sensasi dipandang sebagai kandungan atau objek kesadaran puncak yang privat dan spontan.

Benyamin B. Wolman (1973, dalam Rakmat, 1994) menyebut sensasi sebagai ”pengalaman elementer yang segera, yang tidak memerlukan penguraian verbal, simbolis, atau konseptual, dan terutama sekali berhubungan dengan kegiatan alat indra”. Apa pun definisi sensasi, fungsi alat indera dalam menerima informasi dari lingkungan sangat penting. Melalui alat indera, manusia dapat memahami kualitas fisik lingkungannya. Lebih dari itu dengan alat inderalah, manusia memperoleh pengetahuan dan semua kemampuan untuk berinteraksi dengan dunianya. Tanpa alat indera, manusia sama, bahkan mungkin rendah lebih dari rumput-rumputan, karena rumput dapat juga mengindra cahaya dan humiditas.http://psikologi.or.id/myincludes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif

Sensasi sering dibedakan dari persepsi, yang melibatkan penilaian, inferensi, interpretasi, bias, atau prakonseptualisasi, sehingga bisa salah. Sensasi dipandang sebagai pasti, ditentukan secara mendasar, fakta kasar. Menurut beberapa pendapat, sensasi lebih berkonotasi pada sebuah hubungan dengan perasaan (tetapi bukan emosi), sedangkan persepsi lebih berhubungan dengan kognisi. Sensasi sering digunakan secara sinonim dengan kesan inderawi, sense datum, sensum, dan sensibilium. Misalnya meja yang terasa kasar, yang berarti sebuah sensasi dari rabaan terhadap meja. Sebaliknya persepsi memiliki contoh meja yang tidak enak dipakai menulis, saat otak mendapat stimulus rabaan meja yang kasar, penglihatan atas meja yang banyak coretan, dan kenangan di masa lalu saat memakai meja yang mirip lalu tulisan menjadi jelek.

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

sensasi pendengaran, sensasi vestibular, teori intensitas dalam psikologi, pengertian intensitas dalam psikologi, interpretasi psikologi, pendengaran dalam psikologi, apa itu prakonseptualisasi, sensasi dalam ilmu psikologi umum, psikologi umum alat indera pendengaran, intensitas psikologi, hubungan pendengaran dengan psikologi, hubungan pendengaran dengan kajian psikologi, contoh interpretasi di psikologi, pengertian interpretasi di psikologi, teori intensitas, pengertian interpretasi psikologis, penjelasan telinga yang berhubungan dengan psikologi, teori frekuensi dalam psikologi, tahap tahap dan definisi interpretasi dalam psikologi, psikologi umum tentang pendengaran