Oasis Jiwa dalam Kesumpekan

LENGKAP nian sumber stres di negeri ini. Sumpek. Itulah yang banyak dikatakan orang saat ini. Dan kesumpekan bisa meledak ketika ruang benak tak mendapat jendela ventilasi.

Segala peristiwa yang terhambur di media cenderung menggunung. Baru saja kita ribut soal tawuran antarpelajar yang membuat terperanjat karena kian sadis dan menular. Sulit memahaminya, bahkan baru pada tataran shock: apa yang terjadi. Nalar belum sampai pada ”mengapa bisa terjadi” dan ”bagaimana mengatasi”.

Kekerasan lain menjadi tontonan di media, terutama televisi, yang perlahan akan terinternalisasi sebagai proses pembelajaran: kekerasan bisa dipakai untuk menyelesaikan masalah. Masyarakat seakan tak punya pilihan untuk tidak terpapar apa yang dilihat dan didengar tiap saat.

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

psikologi remaja pdf, jurnal psikologi tentang stress, prevalensi stres menurut who, artikel makalah depresi pdf, jurnal tentang stres, jurnal gangguan psikologi pdf, tingkatan stes menurut kajian psikologi, prevalensi stres, prevalensi stres di indonesia pdf, prevalensi tingkat stress pada remaja di indonesia, stres dalam pandangan psikologi pdf, prevalensi di indonesia mengalami stres pdf, pdf Makalah tentang stress, makalah stress pdf, makalah pdf psikologi kepribadian dan psikologi abnormal, jurnal stres emosional menurut ahli pdf, jurnal stres, jurnal psikologi teori dasar stress, jurnal psikologi depresi, jurnal abnormalitas dalam psikologi pdf

Hubungan Antara Tingkat Stres dan Status Sosial Ekonomi Orang Tua dengan Perilaku Merokok Pada Remaja

Perilaku merokok dilihat dari berbagai sudut pandang sangat merugikan, baik untuk diri sendiri maupun orang di sekelilingnya. Ancaman terhadap kesehatan yang ditimbulkan oleh perilaku merokok telah didokumentasikan secara meyakinkan oleh Surgeon General of the United States dalam serangkaian laporan sejak tahun 1964. Diperkirakan lebih dari 430.000 pengguna tembakau tewas di usia muda setiap tahunnya (Davison dkk., 2006). Hasil survei Roy Tjiong dari Hellen Keller International dan Yayasan Indonesia Sehat yang dilakukan di Jakarta, Semarang, Surabaya, Makassar, dan Padang terhadap 155 ribu rumah tangga menyebutkan, risiko kematian populasi balita dari keluarga perokok berkisar antara 14 persen untuk daerah perkotaan dan 24 persen untuk pedesaan. Jika dikalkulasi, konsumsi keluarga miskin menyumbang 32.400 kematian setiap tahun atau sekitar 90 kematian balita per hari (Jawa Pos, 10 Mei 2009). Rokok dalam beberapa cara bertanggung jawab atas satu dari setiap enam kematian di AS, menewaskan lebih dari 1.100 orang setiap hari. Rokok menjadi satu-satunya penyebab kematian dini yang paling dapat dicegah di AS serta di berbagai negara lain di dunia (Davison dkk., 2006).
Tidak ada yang memungkiri adanya dampak negatif dari perilaku merokok, namun para perokok tetap saja tidak peduli dan tersenyum apabila diingatkan terhadap ancaman yang setiap saat akan dapat menyiksanya dalam waktu lama dan bahkan dapat merenggut nyawanya. Tidak mengherankan jika saat ini merokok seakan telah menjadi gaya hidup. Ironisnya, gaya hidup ini telah merambah usia muda, yakni remaja tanggung usia belasan. Survei Sosial Ekonomi Badan Pusat Statistik tahun 2001 dan 2004 menunjukkan terjadi peningkatan prevalensi anak-anak usia 15-19 tahun yang merokok. Tahun 2001 sebesar 12,7 persen, tahun 2004 meningkat menjadi 17,3 persen. Berdasar data Global Youth Tobacco Survey 2006 yang diselenggarakan oleh Badan Kesehatan Dunia terbukti jika 24,5 persen anak laki-laki dan 2,3 persen anak perempuan berusia 13-15 tahun di Indonesia adalah perokok, di mana 3,2 persen dari jumlah tersebut telah berada dalam kondisi ketagihan atau kecanduan (www.kompas.com).

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

PSIKOLOGI SOSIAL, kajian psikologi sosial, psikologi sosial pdf, prevalensi stres di indonesia, tingkat stress, efek stres terhadap anak usia dini, perilaku merokok pada siswa, status stres, Hubungan Stres dan Status sosial ekonomi, HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DAN STATUS SOSIAL EKONOMI ORANG TUA DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA, Tingkat perilaku merokok di Timor Leste, skripsi hubungan tingkat stres dengan perilaku merokok, Psikologi Sosial fdf, hubungan antara tingkat stress dan status sosial ekonomi orang tua dengan perilaku merokok pada remaja, hubungan stress dengan status sosial, karir anak tergantung pada status sosial, jurnal psikologi pengaruh status sosial orang tua terhadap perilaku dependensi anak, kajian psikologi per televisian indonesia

Meredakan Stres Pada Anak

Apakah anak-anak juga megalami stres, sebagaian dari kita pasti berpikir mustahil seorang anak yang polos dan memiliki pemikiran yang masih sederhana dapat mengalami stres. Stres merupakan situasi dimana tingkah atau motivasi terhalang oleh suatu keadaan tertentu. Sama halnya dengan manusia dewasa, anak-anak bahkan bayi pun dapat mengalami stres dengan konflik yang lebih sederhana. Stres pada anak-anak dapat disebabkan karena merasa tidak tercukupinya kebutuhan fisik seperti makan dan minum dan juga kebutuhan akan rasa aman. Ketidak mampuan dalam menyelesaikan tugas dan dapat juga karena persaingan antar saudara atau berebut permainan dengan teman sebaya.

Kestabilan emosi atau daya tahan terhadap stres pada anak dipengaruhi kestabilan emosi ibu dan lingkungan dan ini berpengaruh pada kestabilan emosi anak selanjutnya. Anak-anak belum dapat mengenali emosinya dengan baik. Ia belum paham jika ia merasakan beberapa emosi sekaligus, ekspresi dan pengungkapannya hampir sama. Semakin ia memasuki usia prasekolah ia mulai dapat mengekspresikan beberapa emosi dengan lebih jelas.  Tantrum merupakan salah satu bentuk ungkapan stres yang dialami oleh seorang anak. Anak-anak belum mengetahui bagaimana cara menyalurkan kekesalan dan emosi yang ia rasakan sehingga muncul reaksi-reaksi agresi. Bentuk emosi yang muncul akibat stres yang dirasakan seorang anak diantaranya marah, takut,iri hati, dan sedih.

Marah pada anak biasanya diikuti perilaku tantrum, jadi emosinya cenderung tinggi meskipun tidak meledak-ledak seperti di usia yang sebelumnya. Anak marah biasanya disebabkan karena anak merasa sakit,kecapaian saat bermain, tidak bisa menyelesaikan suatu tugas, berebut mainan, merasa tergangu atau saat keinginannya tidak terpenuhi. Kemarahan yang dia lakukan misalnya dengan berteriak,rewel,memukul dan merusak barang-barang. Cara mengatasinya berikan anak dekapan hangat, tunggulah sampai anak tenang. Bila ekspresinya kurang baik seperti memukul maka sampaikan bahwa perbuatan seperti itu tidak baik.

Anak-anak dapat merasa takut karena pengalaman yang tidak menyenangkan, tontonan/cerita-cerita yang menakutkan, . Anak mengekspresikan rasa takutnya dengan menangis, menjerit-jerit berteriak dan bersembunyi dibalik tubuh orang tuanya. Cara mengatasinya berikan ia dekapan lembut hingga ia merasa aman setelah itu jelaskan apa penyebab rasa takutnya. Bila perlu ajak anak untuk melihat faktanya dengan demikian anak tidak perlu merasa takut lagi karena telah mengetahui penyebabnya.

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

stress pada anak, stres pada anak, pengertian KESTABILAN EMOSI, makalah psikologi umum tentang emosi, teori marah dalam psikologi, teori kestabilan emosi, makalah psikologi emosi, pengertian stabilitas emosi, stabilitas emosi menurut para ahli, jurnal psikologi umum tentang emosi, jurnal pengertian psikologi umum menurut para ahli, artikel jurnal emosi, punca emosi tidak stabil menurut para ahli, pengertian stabilitas menurut robbins, pemeliharaan stabilitas psikologis, pdf pembagian emosi, materi kestabilan emosi, definisi stabilitas emosi, makalah psikologi kognitif tentang emosi doc, konflik psikologi di indonesia

Hubungan antara Tingkat Stres dan Status Sosial Ekonomi Orang Tua dengan Perilaku Merokok pada Remaja

Dampak negatif dari perilaku merokok sudah banyak diekspos, namun para perokok seakan tetap saja tidak peduli terhadap ancaman yang dapat menyiksanya dan bahkan dapat merenggut nyawanya. Merokok dengan motif meringankan ketegangan dan stres menempati urutan tertinggi, yakni sekitar 54,59 persen. Keadaan sosial ekonomi yang terdiri dari tingkat pendidikan, penghasilan, dan pekerjaan (Paavola dkk, 2004) juga memegang peranan penting dalam perilaku merokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) perilaku merokok pada remaja, (2) tingkat stres pada remaja, (3) status sosial ekonomi orang tua pada remaja, (4) hubungan antara stres dan perilaku merokok pada remaja, (5) hubungan antara status sosial ekonomi orang tua dan perilaku merokok pada remaja, dan (6) hubungan antara tingkat stres dan status sosial ekonomi orang tua dengan perilaku merokok pada remaja.

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

artikel psikologi ekonomi, penelitian psikologi sosial, jurnal eksperimen psikologi sosial, artikel studi eksperimen ekonomi pdf, download jurnal eksperimen tentang stress, jurnal eksperimen psikologi industri dan organisasi, jurnal penelitian eksperimen psikologi download, jurnal psikologi metode penelitian eksperimen