Teori-teori Motivasi Dalam Psikologi

1. Teori Motivasi isi
a. Teori Tata Tingkat-Kebutuhan
Maslow berpendapat bahwa kondisi manusia berada dalam kondisi mengejar yang bersinambung. Jika satu kebutuhan terpenuhi, langsung kebutuhan tersebut diganti oleh kebutuhan lain. Maslow selanjutnya mengajukan bahwa ada lima pokok kebutuhan, yaitu :
1.    Kebutuhan fisiologikal (faali)
2.    Kebutuhan rasa aman
3.    Kebutuhan sosial. Kebutuhan ini mencakup memberi dan menerima persahabatan, cinta kasih, rasa memiliki (belonging). Setiap orang ingin menjadi anggota kelompok sosial, ingin mempunyai teman, kekasih.
4.    Kebutuhan harga diri (esteem needs). Kebutuhan harga diri meliputi dua jenis:
a.    mencakup faktor-faktor internal, seperti kebutuhan harga diri, kepercayaan diri, otonomi, dan kompetensi;
b.    mencakup faktor-faktor eksternal kebutuyhan yang menyangkut reputasi seperti mencakup kebutuhan untuk dikenali dan diakui (recognition), dan status
5.    Kebutuhan aktualisasi-diri. Kebutuhan untuk melakukan pekerjaan sesuai dengan kemampuan yang dirasakan dimiliki.

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

motivasi dalam psikologi, psikologi motivasi, teori motivasi psikologi, motivasi psikologi, teori-teori motivasi, teori motivasi dalam psikologi, teori abraham maslow pdf, psikologi umum pdf, teori motivasi, objek kajian psikologi, pengertian motivasi dalam psikologi, teori teori motivasi, motivasi psikologi umum, stimulus psikologi, teori motivasi dalam psikologi sosial, teori psikologi motivasi, teori maslow pdf, teori motivasi pdf, teori motivasi psikologi umum, teori-teori motivasi dalam psikologi

Psikologi Aliran Gestalt

Max Wertheimer (1880-1943) seorang yang dipandang sebagai pendiri dari Psikologi Gestalt, tetapi ia bekerjasama dengan dua temannya, yaitu Kurt Koffka (1886-1941) dan Wolfgang Kohler (1887-1967). Ketiga tokoh ini mempunyai pemikiran yang sama atau searah. Kata Gestalt sesungguhnya sudah ada sebelum Wertheimer dan kawan-kawan menggunakannya sebagai nama. Palland (dari Belanda) mengatakan bahwa pengertian Gestalt sudah pernah dikemukakan pada jaman Yunani Kuno. Menurut Palland : Plato dalam uraiannya mengenai ilmu pasti (matematika), telah menunjukkan bahwa dalam kesatuan bentuk terdapat bagian-bagian atau sifat-sifat yang tidak terdapat (tidak dapat terlihat) pada bagian-bagiannya.

Watson sebagai tokoh aliran behaviorisme menentang Wundt (strukturalisme), sementara itu di Jerman juga terjadi arus yang menentang apa yang dikemukakan oleh Wundt dan Tithecener atau kaum strukturalis pada umumnya, yaitu aliran Gestalt yang dipelopori oleh Max Wertheimer dengan artikelnya “On Apparent Movement”, yang terbit pada tahun 1912. Aliran ini juga menentang aliran behaviorisme yang mempunyai pandangan yang elementaristik.

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

aliran psikologi gestalt, aliran gestalt, aliran gestalt dalam psikologi, teori max wertheimer, teori gestalt dalam psikologi, contoh aliran psikologi gestalt, aliran gestal, aliran gestalt psikologi, pengertian psikologi gestalt, pengantar psikologi, psikologi gestal, metode penelitian teori gestalt max wertheimer, contoh psikologi gestalt, artikel psikologi gestalt, makalah psikologi gestalt, aliran psikologi kognitif gestalt, pengertian gestalt pada zaman yunani kuno, pengertian aliran gestal, aspek psikologi gestalt, pengertian psikologi gestalk

Aliran Fungsionalisme

Fungsionalisme adalah aliran psikologi yang memandang bahwa manusia harus dipandang secara menyeluruh. Apa yang dilakukan manusia sebagai aksi adalah hal yang kompleks yang merupakan manifestasi dari jiwa dan mempunyai maksud tertentu bukan hanya disebabkan oleh sesuatu hal. Fungsionalisme memandang bahwa pikiran, proses mental, persepsi indrawi, dan emosi adalah adaptasi organisme biologis.

Beberapa ciri fungsionalisme diantaranya adalah menekankan fungsi dibanding elemen mental, memandang penting kemampuan individu untuk berubah sesuai tuntutan lingkungannya, serta menerima berbagai metode dalam mempelajari aktivitas mental manusia.

Terdapat dua metode yang digunakan dalam fungsionalisme, yaitu : Metode observasi tingkah laku terbagi menjadi Metode Fisiologis dan Metode Variasi Kondisi, serta Metode Instrospeksi.

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

aliran fungsionalisme, fungsionalisme, psikologi fungsionalisme, pengertian fungsionalisme, definisi psikologi, aliran psikologi fungsionalisme, fungsionalisme psikologi, aliran fungsionalisme dalam psikologi, metode variasi kondisi dari james, maksud anxiety, metode fungsionalisme, aliran fungsionalisme psikologi, fungsionalisme dalam psikologi, pengertian metode fungsionalisme, aliran fungsionalis, pengertian aliran fungsionalisme, pengertian psikologi fungsionalisme, pengertian nafsiologi, aliran fungsionalisme william james, psikologi fungsionalis

Pengertian, Teori, Tahap, Jenis, dan Faktor yang Mempengaruhi Hubungan Interpersonal

Hubungan interpersonal adalah dimana ketika kita berkomunikasi, kita bukan sekedar menyampaikan isi pesan, tetapi juga menentukan kadar hubungan interpersonalnya. Jadi ketika kita berkomunikasi kita tidak hanya menentukan content melainkan juga menentukan relationship.

Dari segi psikologi komunikasi, kita dapat menyatakan bahwa makin baik hubungan interpersonal, makin terbuka orang untuk mengungkapkan dirinya; makin cermat persepsinya tentang orang lain dan persepsi dirinya; sehingga makin efektif komunikasi yang berlangsung diantara komunikan.

Teori Mengenai Hubungan Interpersonal

Ada beberapa teori yang menjelaskan mengenai hubungan interpersonal, yaitu:

1. Model Pertukaran Sosial

Model ini memandang hubungan interpersonal sebagai suatu transaksi dagang. Orang berhubungan dengan orang lain karena mengharapkan sesuatu untuk memenuhi kebutuhannya. Thibault dan Kelley, dua orang pemuka dari teori ini menyimpulkan model pertukaran sosial sebagai berikut: “Asumsi dasar yang mendasari seluruh analisis kami adalah bahwa setiap individu secara sukarela memasuki dan tinggal dalam hubungan sosial hanya selama hubungan tersebut cukup memuaskan ditinjau dari segi ganjaran dan biaya“.

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

pengertian interpersonal, pengertian interpersonal relationship, definisi interpersonal, faktor yang mempengaruhi hubungan interpersonal, teori psikologi umum, jenis-jenis hubungan interpersonal, jenis hubungan interpersonal, pengertian interpersonal development, teori interpersonal, kajian psikologi komunikasi, makalah hubungan interpersonal, teori interpersonal relationship, faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan interpersonal, definisi interpersonal relationship, teori tentang hubungan interpersonal, pengertian interpersonal relationships, pengertian teori pdf, jelaskan teori hubungan interpersonal, definisi interpersonal development, arti dari interpersonal development

Aliran Asosiasi

Aliran asosiasi merupakan pengembangan dari empirisme pada masa Renaisans yang menguatkan studi tentang manusia. Aliran asosiasi merupakan bagian dari psikologi kontemporer abad 19 yang mempercayai bahwa proses psikologi pada dasarnya adalah ‘asosiasi ide.’ Aliran ini masih merupakan pendapat-pendapat beberapa tokoh mengenai manusia dan jiwa manusia. Awal mula munculnya aliran asosiasi yaitu berawal dari pemikiran tentang hukum-hukum asosiasi misalnya contiguity dan similarity (John Locke, George Berkeley, David Hume) dan cause-effect (David Hume) oleh penganut paham empirisme.

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

psikologi asosiasi, aliran asosiasi, aliran psikologi asosiasi, contoh psikologi asosiasi, pengertian asosiasi dalam psikologi, pengertian psikologi asosiasi, aliran asosiasi dalam psikologi, pengertian aliran asosiasi, aliran asosiasi psikologi, asosiasi psikologi, asosiasi dalam psikologi, contoh aliran asosiasi, makalah asosiasi, definisi psikologi asosiasi, psikologi assosiasi, psikologi asosiasi adalah, makalah aliran asosiasi, aliran asosiasi adalah, aliran psikologi belajar asosiasi, Contoh aliran psikologi asosiasi

Teori Humanisme

Beberapa psikolog pada waktu yang sama tidak menyukai uraian aliran psikodinamika dan behaviouristik tentang kepribadian. Mereka merasa bahwa teori-teori ini mengabaikan kualitas yang menjadikan manusia itu berbeda dari binatang, seperti misalnya mengupayakan dengan keras untuk menguasai diri dan merealisasi diri. Di tahun 1950-an, beberapa psikolog aliran ini mendirikan sekolah psikologi yang disebut dengan humanisme.

Psikolog humanistik mencoba untuk melihat kehidupan manusia sebagaimana manusia melihat kehidupan mereka. Mereka cenderung untuk berpegang pada prespektif optimistik tentang sifat alamiah manusia. Mereka berfokus pada kemampuan manusia untuk berfikir secara sadar dan rasional untuk dalam mengendalikan hasrat biologisnya, serta dalam meraih potensi maksimal mereka. Dalam pandangan humanistik, manusia bertanggung jawab terhadap hidup dan perbuatannya serta mempunyai kebebasan dan kemampuan untuk mengubah sikap dan perilaku mereka.

Read the rest of this entry »

Kata kunci pencarian:

teori humanistik, teori humanisme, teori psikologi humanistik, pengertian humanisme, pengertian humanistik, teori humanistik pdf, psikologi humanisme, pengertian teori humanistik, teori humanistik dalam psikologi, teori humanisme pdf, teori humanistik psikologi, arthur combs, teori psikologi humanisme, teori humanisme abraham maslow, humanisme pdf, makalah psikologi humanistik, kritik terhadap teori humanistik, psikologi kritik, psikologi humanistik pdf, teori psikologi pdf